179  Ujian Memerlukan Iman

Saat ujian, manusia bisa lemah, p'rasaan negatif muncul.

M'reka kurang paham 'kan kehendak Tuhan

dan jalan terbaik m'lakukannya.

Percayalah pada karya-Nya, s'perti Ayub,

yang lemah, kutuki k'lahirannya,

tapi tak sangkal Tuhan yang memberi, dan Dia juga yang mengambil.

Pemurnian apa pun dari firman Tuhan,

Dia sempurnakan iman, aspirasimu.

Saat kau tak bisa sentuh dan lihat,

imanmu yang diperlukan.


Perlu iman, 'tuk hal tak terlihat,

yang tersembunyi dari matamu,

saat kau tak bisa lepas gagasanmu,

tak paham karya Tuhan, b'rimanlah!

Teguhlah dan jadi saksi.

Saat Ayub di tahap ini, Tuhan berfirman padanya.

Iman buatmu melihat dan disempurnakan Tuhan.

Pemurnian apa pun dari firman Tuhan,

Dia sempurnakan iman, aspirasimu.

Saat kau tak bisa sentuh dan lihat,

imanmu yang diperlukan.

Pemurnian apa pun dari firman Tuhan,

Dia sempurnakan iman, aspirasimu.

Saat kau tak bisa sentuh dan lihat,

imanmu yang diperlukan.

Oh, imanmu yang diperlukan.

Ya, imanmu yang diperlukan.


Diadaptasi dari Firman, Vol. 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Mereka yang Akan Disempurnakan Harus Mengalami Pemurnian"

Sebelumnya:  178  Yang Harus Dikejar Orang-orang Percaya

Selanjutnya:  180  Apakah Iman Sejati Itu?

Konten Terkait

Pengaturan

  • Teks
  • Tema

Warna Solid

Tema

Jenis Huruf

Ukuran Huruf

Spasi Baris

Spasi Baris

Lebar laman

Isi

Cari

  • Cari Teks Ini
  • Cari Buku Ini

Connect with us on Messenger